Home » , , » Mbah Mbing Penemu Generator Tanpa BBM

Mbah Mbing Penemu Generator Tanpa BBM

Posted by Phen Efendi on 26 July 2012 | 12:43 AM


Sejak tahun 1987, Slamet Hariyanto (53) alias Pak Embing/Mbah Mbing adalah tukang servis dinamo. Tapi berkat hobinya otak-atik elektronik, pria asal Desa Ngroto, Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang ini berhasil menciptakan generator listrik tanpa bahan bakar minyak yang disebutnya Pembangkit Listrik Tenaga Hampa (PLTH).


Jika inovasi dunia kelistrikan dari tangan Slamet Haryanto diproduksi secara massal dan diakui secara Hak Atas Kekayaan Intelektual oleh Negara, bisa jadi dunia listrik di Indonesia tak lagi membutuhkan Perusahaan Listrik Negara. PLN, pastinya tidak perlu repot lagi membangun menara dan tiang-tiang listrik plus uluran rentangan kabel yang jika dirupiahkan, cukup fantastis nilainya.

Ayah tiga anak ini  membuat generator listrik dengan memanfaatkan karbon padat yang dihasilkan dari pembakaran batok kelapa hingga menjadi abu. Karbon ini kemudian dipasang di panel-panel kaca yang kemudian dihubungkan dengan aki, trafo dan kapasitor. Prinsip kerjanya milik dengan prinsip batere, yaitu menyimpan energi untuk diubah jadi daya listrik.

Slamet mulai riset membuat PLTH pada 2008, dan telah menghasilkan dua prototipe yang menghasilkan daya listrik besar hingga 13.000 watt, dan berdaya 6000 watt yang cocok untuk penggunaan rumah tangga.

Sedikitpun, Mbah Mbing tidak punya bekal akademis jurusan teknik kelistrikan. Pria separuh baya itu bahkan hanya lulusan sekolah dasar saja. Namun, berkat keteguhan dan perenungan dirinya tentang masa depan kelistrikan, ia pun melakukan serangkaian inovasi. Awal mulanya, Mbah Mbing diminta tetangga dekat rumahya di Desa Ngroto, Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang, membuat aliran listrik ke kandang ternak ayam petelur.

Melalui serangkaian uji coba dan keisengannya, Mbah Mbing justru menemukan alat Pembangkit Listrik Tenaga Hampa (PLTH) hasil buah tangannya. Cara kerja PLTH itu cukup diletakkan dalam rumah. Tidak berisik. Tidak menimbulkan uap. Tanpa limbah dan tentunya ramah lingkungan. Kini Slamet sudah membuat 100 unit PLTH yang dia jual ke daerah.

Seluruh rangkaian dalam PLTH rata-rata berbahan baku bekas alias daur ulang. Hanya kapasitor dalam rangkaian listrik saja yang harus membeli. Kapasitor listrik dibeli dengan harga Rp 850.000.

Keberhasilan Slamet inilah, yang membuat Menteri BUMN Dahlan Iskan tertarik dan mendukung pengembangan PLTH ciptaan Slamet. Senin (23/7/2012) lalu, Dahlan Iskan menghubungi Slamet dan ingin memesan alat ini untuk rumahnya di Surabaya.


Sedangkan PLN juga akan memesan alat PLTH sebanyak 1000 unit dengan kapasitas 1 fuse atau setara 3000 watt sampai 6000 watt.

Ditambahkan Mbah Mbing, khusus pembuatan alat PLTH dengan 1 fuse, hanya memerlukan biaya Rp.5 juta per unit. Sedang pembuatan PLTH dengan 3 fuse, bisa menghabiskan dana sebesar Rp.15 juta per unitnya. "Seluruh pembuatan alat ini menggunakan barang bekas. Yang baru hanya kapasitornya saja," pungkas Mbah Mbing yang sehari-hari, juga menerima pekerjaan service dinamo di rumahnya.


Mbah Mbing mengerjakan generator tanpa BBM itu disela kesibukannya menjadi tukang servis dengan memanfaatkan barang-barang bekas. Tempat kerjanya sebagai tukang servis dinamo bersebelahan dengan warung pecel Blitar yang dikelola istrinya.

Selain tanpa BBM, PLT Hampa ini bekerja tanpa mengeluarkan suara dan bisa bekerja selama 24 jam sehingga bisa menghidupkan lemari es atau Kalau mati, maka harus dipancing lagi dengan aki.

Bupati Malang Rendra Kresna yang kemarin mengunjungi Slamet, berjanji akan membantu Slamet untuk mematenkan PLTH buatannya. Pemkab Malang akan membantu mematenkan karya Pak Embing. Kalau nanti bisa diproduksi massal dengan harga murah, Kabupaten Malang juga bisa memanfaatkan untuk menerangi sejumlah dusun yang belum diterangi listrik.

Sumber:
http://surabaya.tribunnews.com/2012/07/24/generator-tanpa-bbm-pikat-meneg-bumn
http://beritajatim.com

13 komentar:

  1. wahyudi7/26/2012

    ini penemuan yang sangat luar biasa, saya tertarik untuk memanfaatkan alat ini. bagaimana cara pesannya ???

    ReplyDelete
  2. untuk pemesanan mungkin bisa pesan langsung ke pembuatnya....

    ReplyDelete
  3. Kalau digabungkan dengan karya Ahmadi yang mobil listrik itu wouww... keren. Akan merubah wajah dunia yang lahir dari negeri Indonesia.

    ReplyDelete
  4. armand_widianto8/02/2012

    armand berkomentar :

    ditest saja dulu baru bsa bilang ini memang ada buktinya: jgn sekedar om do/omong doank, dan cari sensasi, bikin berita heboh. mmg kebiasaan org indonesia mdh percaya, mdh heboh, mdh kagum thd sesuatu yg baru didengar walo blm ada pembuktian dari suatu badan resmi yg legal. klo saya
    mikir pakai logika /otak : anak sd/smp/smk/sma klo mo lulus harus ikut test UAN, ada serangkain test utk pembuktian bhwa dia mmg telah lulus, lha ini di uji saja blm sdh hebohhhhhh.......biasa nya yg LEBAY ...jauh dari kebenaran. mau dapat SIM saja harus ada test nya, apa lgi ini produk mau dijual ke masyarakat.

    ReplyDelete
  5. Anonymous9/27/2012

    armand; makane indonesia susah buat maju, karna masih banyak orang kayak anda. pesimistis! sharusnya ikut dukung, gak cuman nyela!

    ReplyDelete
  6. Anonymous10/31/2012

    http://forum.detik.com/generator-listrik-tanpa-bbm-t471799.html?s=722bb65cf4937aa8e40456faa8cce2ac&p=18928407

    ReplyDelete
  7. Anonymous12/13/2012

    Armand
    Kamu itu cocoknya tinggal di POS TIMBANGAN, biar lo bisa test UJI KEUR, BEBAN JALAN. Minta aja ma MENHUB untuk seragamnya.
    Gak usah komentar tentang TEKNOLOGI, gak cocok, Tabu buat keluarga Lo, ntar sakit perut lagi.
    Masa Teknologi disamain dengan UJI SIM,UAN, Cuci kaki sana, tidur, besok banyak kerjaan di TIMBANGAN

    ReplyDelete
  8. Anonymous1/04/2013

    bohong

    ReplyDelete
  9. Anonymous1/12/2013

    hukum energi, energi tidak bisa di ciptakan dan tidak bisa di musnahkan... bo ong besar... preeeeeeettttttttt

    ReplyDelete
  10. Harus di acungi jempol test memang perlu juga di lakukan
    Free energy ini open source siapa saja bisa membuat demi nama bangsa dan negara

    ReplyDelete
  11. hukum energy tidak bisa di ciptakan itu dulu...
    Ada banyak contoh energy bisa di buat, RotoVerter, Gravity dll
    Salut mbah mbing jempol dua buat anda terus mencoba dan mencoba demi mencapai hasil yang sempurna

    ReplyDelete
  12. ——— Forwarded message ———-
    From:
    Date: 2012/7/26
    Subject: Re: Bls: [sinergi-ia-itb] Fwd: [itb1973] PLTMH
    To: sinergi-ia-itb@yahoogroups.com, Braid Sputra

    Salam,
    Agar tidak terlalu jauh tersesat, maka perlulah disampaikan informasi ini.

    Antara satu sampai dua bulan yang lalu (masih hangat ya), saya pernah bertemu dgn p Mbing Slamet Haryanto tersebut, di rumahnya di Ngroto Pujon Malang, juga p mBing pernah datang di rumah saya Jl. Nusa Indah 28 Lowokwaru, Malang (saat ini saya ada di Yogyakarta)

    Kami pernah bertemu lebih dari 5 kali untuk mendiskusikan barang plthampa tersebut, karena pesanan kami kok gak jadi2 janji 3minggu dan sudah lebih 2 bulan belum juga jadi.
    Padahal kami sudah melihat demo plthampa bisa menyalakan lampu inkadesent 500Watt terang sekali! Dan alat las listrik bisa bekerja menyambung besi! di bengkel p Slamet. Belakangan diketahui ternyata itu semua palsu, terbukti ada saluran tersembunyi dari jalur PLN, diketahui oleh teman saat demo lagi terjadi short konslet jalur PLN di atap plafon! Sempat timbul panik! Karena ada kilatan api.

    Kami juga diskusi dgn p mBing S H, karena plthampa 3000 Watt yang dikirim ke Sidoharjo, dan ke Bondowoso, ternyata tidak bisa bekerja!!, lampu neon 10 watt menyala lalu 10 menit lalu mati!!!. Kemudian kami bongkar dan ternyata isinya AKI 12V 15AH dan INVERTER 12 ke 220V dan kondensator besar (kira2 150KVAR, bekas, tidak tertulis spec/terhapus), charger PLN ke aki, dan p mBing juga menyaksikan barangnya yg telah terbongkar tsb, dan mengakui memang barangnya tidak bisa bekerja dan mohon maaf kepada yg hadir (dia tertekan oleh temannya yg menyarankan agar membuat barang asal bisa nyala!)

    Karena tidak sesuai perjanjian maka oleh teman2 Sidoharjo akan dilaporkan ke polisi sebagai penipuan, (dikatakan tidak pakai aki, padahal pakai aki, dikatakan solar selnya menghasilkan 200watt, padahal hanya seperti solar sel tapi diukur pakai AVO meter tidak menghasilkan tegangan atau daya sedikitpun). Dan oleh teman2 situbondo akan ditindak sangat keras! (main hakim sendiri ne!) jika tidak ada penyelesaian segera.

    Akhirnya kedua kelompok teman Situbondo dan Sidoharjo telah terima kembali uangnya satu minggu dari rapat bongkar pltmhampa itu, dan barang plthampa 1 unit tetap berupa rongsokan teronggok di Arjosari Pasuruan (dirumah p kyai, yg pltmhampa dari Bondowoso), sedang pltmhampa yang di sidoharjo diambil oleh anak p mBing dibawa ke Malang saat itu katanya mau diperbaiki.

    Dari diskusi rapat bongkar alat tsb, p mBing mengajukan teori lagi akan membuat yg pakai motor listrik dari china katanya ada motor yg sangat bagus, dan saat ini dia nyatakan (sebulan dari rapat bongkar tsb) sudah ada satu alat yg dikirim di Trenggalek
    Dan bisa bekerja tanpa masalah sampai saat ini masih bekerja (wallahu alam!), saya gak tau ini benar apa gak, saya belum lihat barangnya dan baru omong telepon saja.

    Kesimpulan:
    1. Rangkaiannya hanya berupa inverter 12V ke 220, charger aki dari PLN dan Aki 12V 15AH. Pendek kata Gak ada harapan untuk bisa menghasilkan free energy

    2. Jika saya nilai dari pengetahuan elektronikanya kemungkinan besar p Slamet ini gak akan sanggup membuat alat yg dapat membangkitkan energy dari kehampaan ketiadaan energi
    Atau tanpa bahan bakar.
    (Jika ada keajaiban, wallahualam bisawab)

    2. P Slamet telah terbukti menipu, demo menyalakan alatnya dengan menyusupkan kabel dari PLN
    lewat saluran tersembunyi di bawah tanah, untuk menyalakan 500 watt yg kami bawa dan alat las 1000 watt p mBing punya.
    Karena menipunya keterlaluan, maka saya tidak percaya kalau ada unit yg sudah bisa bekerja.

    3. Pengakuan telah 100 unit, jelas2 tidak mungkin, karena saat itu sd sekarang belum terbukti ada unit yg bisa kerja
    (Sebulan sebelum sekarang)

    4.Monggo disimpulkan sendiri!
    Jangan ikut tersesat.



    ReplyDelete
  13. saya pribadi sih salut dengan pak embing yang mencoba membuat alat itu,cuma belum bisa dibuktikan kebenarannya sudah berani menjualnya ke konsumen....padahal alat2 yang dijual kepada konsumen itu harus melalui serangkaian test agar bisa dipertanggung jawabkan.

    saya pernah mencoba membuat tiruan dari generator listrik john bedini yang katanya bisa free energi ternyata itu semua juga belum bisa dibuktikan...tidak benar2 free energi.

    yang benar2 free energi adalah ya listrik tenaga surya,angin,air.

    ReplyDelete

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...